Manajemen perubahan bertujuan untuk mengubah secara sistematis dan konsisten mekanisme kerja, pola pikir (mind set), serta budaya kerja (culture set) individu pada unit kerja yang dibangun menjadi lebih baik sesuai dengan tujuan dan sasaran pembangunan zona integritas. Indikator yang perlu dilakukan untuk menerapkan manajemen perubahan adalah:

  1. Melakukan pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  2. Pembentukan Tim Kerja Pembangunan Zona Integrita menuju  WBK dan WBBM
  3. Penandatanganan dokumen pakta integritas seluruh pejabat atau pegawai Kejari Batu
  4. Menyusun dokumen perencanaan pembangunan Zona Integritas  menuju WBK dan WBBM Kejari Batu
  5. Melakukan sosialisasi pembanguan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM melalui berbagai forum dan media
  6. Melakukan pemantauan dan evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM tersebut oleh Tim Monitoring dan evaluasi  Pembangunan Zona Integritas menuju WBK WBBM
  7. Menunjuk Role Model masing-masing pejabat di Kejari Batu, yaitu Kajari, Para Kasi dan Kasubbagbin
  8. Menunjuk agen perubahan sebagai motor penggerak untuk berubah yang lebih baik
  9. Semua pegawai terlibat untuk mewujudkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM
  10. Melakukan sosialisasi dan internalisasi kepada seluruh pegawai terkait pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM
  11. Membangunkan semangat dan kekompakan semua pegawai untuk mewujudkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM